Tool Network LAyer di OS Linux
Nama : Efraim William Solang
NIM : 1805551148
Prodi : Teknologi Informasi
Fakultas : Teknik
Universitas : Udayana
Mata Kuliah : Jaringan Komputer
Dosen : I Putu Agus Eka Pratama, ST MT
Tool yang umum digunakan untuk Network Layer di OS Linux
1. ifconfig atau ip -br a
ifconfig adalah alat baris perintah yang digunakan untuk mengkonfigurasi antarmuka jaringan pada linux. ifconfig bertujuan untuk pengesetan IP Address secara manual pada komputer dan jaringan komputer, pengesetan alamat Subnet pada komputer dan jaringan, dan untuk pengesetan alamat broadcast pada komputer dan jaringan.
Jika perintah ifconfig yang digunakan pada terminal linux dapat berjalan sebelum anda melakukan penginstalan, maka perangkat yang anda gunakan masih menggunakan IPV4. Jika anda tidak dapat mengakses ifconfig dan jika anda menggunakan ip -br a, maka perangkat yang anda gunakan menggunakan IPV6. Pada penggunaan IPV4 cenderung lama, karena IPV4 sudah ada sejak sekitar tahun 60-an, maka penggunaan IPV6 cenderung lebih update.
Contoh pengunaan ifconfig
Contoh pengunaan ip -br a
2. ping
Ping sendiri biasa digunakan untuk melakukan pengecekan status komputer
pada jaringan berbasis teknologi internet atau TCP/IP, kita juga dapat
mengetahui kecepatan koneksi internet, menstabilkan koneksi internet,
dan masih banyak lagi.
Secara umum, fitur Ping hanya dapat bekerja ketika komputer memiliki
koneksi internet. Karena jika tidak, komputer tujuan tidak akan menerima
dan membalas paket yang kita kirimkan sebelumnya. Dan tanpa koneksi
internet, komputer tidak akan online dan serta tidak akan terhubung
dengan komputer lainnya. Intinya, ping dan koneksi internet ini
berkaitan erat.
Ada beberapa output yang perlu diketahui dari contoh di atas, diantaranya:
1. 64 bytes from any-in-2678.1e100.net (216.239.38.120): icmp_seq=1 ttl=50 time=256 ms (Paket yang diterima ke OSI yang akan dituju, dengan menunjukkan alamat IP)
2. 64 bytes from any-in-2678.1e100.net (216.239.38.120): icmp_seq=1 ttl=50 time=256 ms (IP address yang diberikan oleh google untuk diakses)
3. 64 bytes from any-in-2678.1e100.net (216.239.38.120): icmp_seq=1 ttl=50 time=256 ms (icmp atau Internet Control Massage Protokol berfungsi mengirim pesan kesalahan yang menyatakan, sebagai contohm bahwa komputer tujuan tidak bisa digunakan)
4. 64 bytes from any-in-2678.1e100.net (216.239.38.120): icmp_seq=1 ttl=50 time=256 ms (TTL adalah semacam penanda waktu agar packet kiriman ping tidak terus
menerus terkirim. TTL menandakan bahwa packet ping harus berakhir dalam
jangka waktu tertentu)
4. 64 bytes from any-in-2678.1e100.net (216.239.38.120): icmp_seq=1 ttl=50 time=256 ms (waktu, semakin kecil angkanya maka akan semakin cepat internetnya)
3. dig
dig (Domain information groper) adalah perintah command line pada linux yang sangat powerful untuk
pengecekan permasalahan pada dns. Perintah dig itu sendiri muncul untuk
menggantikan perintah nslookup yang telah lama ada dan kini mulai sedikit ditinggalkan karena memiliki banyak keterbatasan. dig berfungsi untuk membaca/ memetah host menjadi IP Address.
Comments
Post a Comment